MOVE ON TO BE BETTER AND GET ‘YOUR HAPPY ENDING’
Malam sahabat semua...
Kali ini aku ingin membahas tentang sesuatu yang entah kenapa muncul dipikiranku
malam ini. Aku akan mendeskripsikannya dalam sebuah cerita terlebih dahulu.
Hari ini aku menonton sebuah film. Sebenarnya aku sudah pernah menonton film ini sebelumnya, tapi aku tak selesai menontonnya waktu itu. Malam ini aku putuskan untuk meneruskan menonton film ini lagi, walaupun aku telah menduga endingnya pasti tak jauh dari serial sebelumnya (kebetulan aku menonton film serial) yakni happy ending. Akupun mulai menonton film ini dari bagian pertengahan film. Ya hingga menjelang akhir film, si pemeran utama pria dan pasangannya masih terlihat bahagia seperti film-film lain. Tapi saat menjelang akhir film terjadi lah kejadian buruk yang menyebabkan si pemeran utama pria harus kehilangan pasangannya, padahal dia telah melakukan segala hal terbaik untuk pasangannya. Kehilangan pasangan ini membuatku sadar, bahwa ending yang aku duga salah besar, lumayan jauh meleset.
Dari cerita di atas, sebenarnya aku tak berniat untuk membahas
film. Aku hanya ingin mengangkat masalah simpel sebenarnya. Ending.. atau dalam bahasan ku kali ini
ingin lebih merujuk ke akhir sebuah
kehidupan. Dalam kehidupan siapa sih yang tidak ingin merasakan ending yang indah dalam hidupnya? Simpelnyal
sih misal anak kecil. Kau tanya saja, anak kecil mana yang tak menemukan akhir
yang indah dari setiap buku dongeng yang dia baca. Putri Salju yang akhirnya
bangun dari tidurnya, Pangeran yang berhasil menemukan Cinderella dengan
sepatunnya. Jika dalam kehidupan
nyatanya kita akan mengibaratkannya, siapa yang tak ingin sukses dalam
usahanya, pekerjaannya, atau bahkan dalam perjodohannya. Siapa ???
Tapi seperti film yang aku lihat tadi, kehidupan kadang punya
sisi yang tak terduga. Kadang manis, kadang pahit. Tinggal mana sisi yang akan
kita dapatkan? Mana sisi yang akan kita peroleh? Itu adalah tanda tanya besar
yang Allah simpan buat kita. Seperti film yang punya penulis naskah yang
menentukan ending sebuah cerita.
Kehidupan kita juga ada penulis naskahnya lohh.. siapa lagi kalu bukan Allah.
Tapi sesungguhnya Allah itu benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
pernah dengar ini
“Allah tak akan mengubah keadaan suatu kaum, jika kaum itu tak mengubahnya sendiri.”
Dari situ dapatkah kita mengambil kesimpulan?
Tentu saja sangat, intinya sih kita harus mau berubah tau
istilah kerennya’hijrah’ kalau ingin
memperoleh kehidupan yang lebih baik .
Misalnnya saja, kau ingin kaya tapi kenyataannya kau pengangguran. Lalu dari dari mana datangnya kekayaanmu nanti. Dari langit ? Tentu saja tidak. Kau harus bekerja, dari pekerjaanmu mungkin Allah akan mendatangkan rejeki yang berlimpah dan mungkin dapat membuatmu menjadi kaya.
Jadi intinnya segala
hal yang ingin kita peroleh, kita harus melaluinnya dengan usaha. Usaha adalah
bagian dari langkah kita untuk mengubah kehidupan dan tentunnya bagian dari
perwujudan keinginan kita untuk memperoleh ending
bahagia dalam hidup kita. Walaupun sekali lagi tetap Allah lah yang memegang
kendali kehidupan. Tapi bukankah akan lebih baik jika disertai dengan usaha? Agar
nantinnya kita tak menjadi manusia yang selalu mengandalkan keberuntungan. Walaupun
sekali lagi keberuntungan juga tetap menjadi kendali Allah. Tapi bukankah lebih
baik menjadi manusia yang memperoleh ending
yang indah dalam hidupnya karena usahannya dan keberuntungan Allah berikan.
Bukankah itu jauh luar biasa? Seakan mendapat Ridha Allah dalam kehidupan ini
bukan?
Langakah kecil yang kau anggap sepele sampai kau tak mau
melangkah, mungkin adalah langakah besar yang dapat mengubah segala kehidupanmu
sekarang. Jadi janagan takut untuk berubah
menjadi lebih baik, karena itu ibarat langkah kecil di masa sekarang dan
langkah besar untuk masa depanmu sahabat.
So.. MOVE ON TO BE BETTER AND GET ‘YOUR HAPPY
ENDING’
Komentar
Posting Komentar